Jumat, 16 Januari 2015

UPAYA MENCEGAH PENCEMARAN UDARA YANG SEMAKIN PARAH



UPAYA MENCEGAH PENCEMARAN UDARA YANG SEMAKIN PARAH
Pencemaran udara  di bumi kita ini  sudah semakin memburuk baik dari alam maupun  buatan manusia.Udara yang tercemar mengakibatkan seseorang dirugikan oleh orang lain yang tidak menjaga kebersihan udara.Sebenarnya sumber utama pencemaran udara itu sendiri berasal dari dampak  kegiatan manusia antara lain industri, transportasi dan produksi listrik. Baik industri, transportasi dan produksi listrik kebanyakan tidak bersifat ramah terhadap lingkungan,sehinga menyebabkan polusi udara yang semakin parah.

Sebagai contoh di dalam ruangan tertutup (indoor), asap rokok dan kegiatan memasak yang menggunakan bahan bakar, terutama bahan bakar padat, merupakan sumber utama pencemaran udara. Selain itu penggunaan material bangunan, perkakas rumah, karpet dan pemakaian insektisida berpotensi menimbulkan pencemaran kimia dan biologi dalam ruangan tertutup.

Kondisi udara terus mengalami penambahan polutan, sehingga makin tidak menyehatkan. Penggunaan bahan bakar baik yang bersifat padat, cair atau gas makin memperburuk kondisi udara.

Polusi udara terus memperparah kondisi kesehatan manusia, mulai dari menimbulkan iritasi ringan pada mata, gangguan pernafasan, penyakit pernafasan, penyakit jantung, kanker paru-paru, hingga kematian.Sudah terbukti bahwa polusi udara dapat menyebabkan infeksi pernafasan yang akut pada anak-anak, serta menimbulkan bronchitis kronis pada orang dewasa.

Polusi udara berpotensi memperburuk kondisi penderita penyakit jantung dan paru-paru. Bagi penderita asma polusi udara dapat menjadi ancaman yang memperparah keadaan ketika kambuh. Dampak polusi udara terhadap kesehatan tergantung pada jenis polutan, penyerapan oleh vegetasi, dan kondisi individu. Sebagai gambaran, di perkotaan orang miskin cenderung bermukim dan bekerja di kawasan yang sangat tercemar. Sedangkan di daerah pedesaan yang terbelakang, penggunaan bahan bakar beripa kayu, serasah atau arang dapat memperburuk kondisi udara dan kesehatan penduduknya.
Sebenarnya banyak cara pencegahan dalam menhadapi pencemaran udara yang semakin parah yakni :
1)      Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan dan dapat diperbaharui diantaranya Fuel Cell dan Solar Cell. 
2)      Menghemat Energi yang digunakan.
3)      Menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal.
4)      Menempatkan daerah industri atau pabrik jauh dari daerah perumahan atau pemukiman penduduk. 
5)      Pembuangan limbah industri diatur sehingga tidak mencemari lingkungan atau ekosistem. 
6)      Pengawasan terhadap penggunaan jenis-jenis pestisida dan zat kimia lain yang dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. 
7)      Memperluas gerakan penghijauan.
8)      Tindakan tegas terhadap pelaku pencemaran lingkungan.
9)      Memberikan kesadaran terhadap masyarakat tentang arti lingkungan hidup sehingga manusia lebih mencintai lingkungan hidupnya. Menanam dan merawat tumbuhan di sekitar lingkungan kita. Berapa pun luas area kosong di rumah atau di tempat kerja kita, tanamilah dengan tumbuhan. Hal ini berguna untuk menyejukkan dan mengurangi jumlah polusi udara di sekitar kita. Jika lahan kosong benar-benar tidak ada, Anda bisa memelihara tanaman dalam pot dan meletakkannya atau bisa juga menggantungnya di teras atau beranda rumah. 
10)  Gunakan kendaraan bermotor Anda, mobil ataupun motor, seefisian mungkin. Jika Anda memiliki 2 mobil, satu untuk Anda dan satu lagi milik pasangan Anda, kenapa tidak menggunakan satu saja? Anda bisa mengantar jemput pasangan sambil berangkat dan pulang kantor bukan?
11)  Gunakan transportasi umum. Jika tidak perlu sekali, simpan kendaraan pribadi Anda di rumah dan gunakan transportasi umum yang ada. Ini akan membantu mengurangi jumlah kendaraan yang membuang polusinya setiap hari ke angkasa. 
12)  Ikutlah komunitas bersepeda. Alat transportasi yang ramah lingkungan seperti sepeda akan sangat membantu untuk mengurangi polusi udara di kota, terlebih dengan bersepeda Anda juga sehat karena aktivitas ini bagus untuk jantung. 
13)  Gunakan kendaraan yang ramah lingkungan seperti becak, sepeda, dokar atau delman. Jika menggunakan mobil atau motor, sebaiknya selalu lakukan pengecekan supaya mesin kendaraan bagus dan mengurangi polusi udara dengan memastikan emisi pembuangan di kendaraan Anda baik.
14)  Mengurangi pemakaian bahan bakar fosil terutama yang mengandung asap serta gas-gas polutan lainnya agar tidak mencemarkan lingkungan.
15)  mensosialisasikan pelajaran lingkungan hidup (PLH) di sekolah dan masyarakat.  
16)  mewajibkan dilakukannya AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) bagi industri atau usaha yang menghasilkan limbah.
17)  tidak membakar sampah di pekarangan rumah.  
18)  tidak menggunakan kulkas yang memakai CFC (freon) dan membatasi penggunaan AC dalam kehidupan sehari-hari.
19)  tidak merokok di dalam ruangan.  
20)  menanam tanaman hias di pekarangan atau di pot-pot.
21)  ikut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan.  
22)  ikut memelihara dan tidak mengganggu taman kota dan pohon pelindung. 
23)  tidak melakukan penebangan hutan, pohon dan tumbuhan liar secara sembarangan.
24)  mengurangi atau menghentikan penggunaan zat aerosol dalam penyemprotan ruang.
25)  menghentikan penggunaan busa plastik yang mengandung CFC.
26)  mendaur ulang freon dari mobil yang ber-AC.  
27)  mengurangi atau menghentikan semua penggunaan CFC dan CCl4. 
28)  Melakukan uji emisi kendaraan dengan rutin 
29)  Mengadakan acara car free day pada hari-hari tertentu

Dari cara pencegahan di atas seharusnya tidak sekedar teori saja tetapi diperlukan tindakan yang nyata untuk mengendalikan pencemaran udara, sehingga dampak yang makin parah tidak dirasakan oleh generasi mendatang. Semua orang bertanggung-jawab untuk secara bersama menyelamatkan keadaan lingkungan, supaya bencana lingkungan dapat diantisipasi.
  

Tidak ada komentar:

Posting Komentar